A Tujuan Menghitung kadar zat pengawet Na-benzoat yang terdapat pada suatu bahan pangan. B. Dasar Teori. Struktur Natrium benzoate. Natrium benzoat (C7H5NaO2) mengandung tidak kurang dari 99% dan tidak lebih dari 100,5% C7H5NaO2, dihitung terhadap zat anhidrat. Berbentuk granul atau serbuk hablur, putih, tidak berbau, atau praktis tidak berbau, stabil di udara.
Ilustrasi produk sambal kemasan sumber pikiran-rakyat Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sambal menjadi salah satu bahan pelengkap makanan yang harus ada di meja makan. Bisa dibilang, makan tanpa sambal rasanya kurang lezat. Sayangnya, tidak semua jenis sambal buatan rumah bisa bertahan lama. Lalu, bagaimana cara mengawetkan sambal? Menambahkan Natrium Benzoat Natrium benzoat sumber wikipedia Salah satu cara yang mudah dan aman untuk mengawetkan sambal homemade adalah dengan menambahkan natrium benzoat. Natrium benzoat merupakan salah satu bahan pengawet yang dinilai aman dan sudah sering dipakai untuk mengawetkan makanan serta minuman. Harga bahan kimia ini juga terbilang tidak mahal, yakni sekitar Rp5 ribuan hingga Rp7 ribuan untuk kemasan 33 gr. Meskipun tergolong aman dan bisa dikonsumsi, natrium benzoat sebagai bahan pengawet tidak bisa diberikan dengan dosis sembarangan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Permenkes No. 722/Menkes/PER/IX/88, natrium benzoat boleh ditambahkan pada bahan makanan atau minuman dengan dosis mg/kg.[1] Efek samping penambahan natrium benzoat terlalu banyak pada makanan atau minuman adalah kejang-kejang, hiperaktif, serta penurunan berat badan yang pada akhirnya bisa menyebabkan kematian. Untuk menghindari efek sampingnya, Anda bisa menambahkan natrium benzoat pada produk sambal rumahan Anda sesuai dosis yang dianjurkan. Masak Sambal dengan Tambahan Minyak Nabati Ilustrasi memanaskan sambal sumber Cara mudah mengawetkan sambal tanpa risiko penyakit atau kualitas yang berkurang, yaitu dengan memasak sambal menggunakan lebih banyak minyak nabati. Sebelumnya, pastikan bahan-bahan yang Anda pakai untuk membuat sambal adalah bahan yang segar dan sudah dihaluskan. Siapkan wajan dan tuangkan minyak nabati sebanyak 13 dengan sambal yang akan dimasak. Setelah itu, nyalakan kompor dengan api kecil dan biarkan minyak panas. Tuangkan sambal yang sudah jadi ke dalam wajan dan tumis hingga 30 menit atau biarkan sambal menjadi lebih kental. Setelah itu, tambahkan 3 sendok makan minyak kelapa atau minyak zaitun dan aduk sambal di wajan selama 10 menit. Sambal yang sudah dipanaskan harus dibiarkan dingin sebelum disimpan. Cara ini tidak hanya bisa diterapkan untuk mengawetkan sambal. Anda juga bisa memakai tips tersebut untuk mengawetkan bahan makanan lain, seperti saus tomat. Disimpan dalam Wadah Steril Kedap Udara Tutup aluminium foil twitter risingpack Anda juga bisa mengawetkan sambal rumahan dengan memasukkannya ke wadah steril yang kedap udara. Umumnya, orang suka memakai botol kaca dengan tutup logam. Sebelumnya, pastikan sambal sudah dimasak dulu dalam waktu lebih dari 20 menit. Setelah itu, biarkan sambal agak dingin dan siapkan toples kaca dengan tutup stainless steel. Rebus toples kaca bersama tutupnya selama 3 menit dan angin-anginkan toples agar kering dan dingin. Masukkan sambal ke dalam toples kaca dan tutup rapat. Letakkan toples secara terbalik pada meja yang datar agar toples mudah dibuka. Agar lebih awet lagi, Anda bisa melapisi bagian mulut botol dengan plastik wrap dan plastik. Cara ini terbilang efektif untuk membuat sambal lebih tahan lama, karena tidak ada bakteri atau kuman yang masuk ke dalam sambal dengan mudah. Lain halnya jika Anda meletakkan sambal pada wadah yang terbuka atau kedap udara. Sambal tersebut akan mudah dihinggapi bakteri yang menyebabkan pembusukan lebih cepat. Dimasukkan Freezer Freezer kulkas sumber Di zaman yang serba canggih seperti ini, mayoritas orang Indonesia sudah memiliki lemari pendingin yang dilengkapi dengan freezer. Lemari pembeku tersebut bisa Anda manfaatkan untuk mengawetkan sambal. Dengan suhu di bawah 0 derajat Celcius, bahan makanan akan membeku dan secara alami akan tahan lebih lama. Mengawetkan makanan dengan cara membekukannya sudah dikenal orang sejak dahulu Bedanya, pada zaman dulu, orang memakai es balok dan sekarang menggunakan mesin. Sambal yang beku dengan suhu di bawah 0 derajat Celcius membuat bakteri yang hinggap tidak mampu bertahan hidup. Sehingga, tidak ada aktivitas bakteri yang menyebabkan makanan menjadi busuk. Untuk mengonsumsi sambal beku juga tidak sulit, karena Anda hanya perlu mengeluarkannya dari freezer dan menghangatkannya di wajan atau panci. Sambal beku juga bisa Anda jadikan sebagai bumbu tambahan untuk memasak yang praktis dan mudah. Anda hanya perlu mencelupkan satu balok sambal beku berukuran 1 x 2 cm ke dalam masakan untuk mengubah cita rasanya menjadi pedas. Itulah sejumlah cara mengawetkan sambal dengan praktis tanpa ribet. Selain itu, Anda juga bisa mengawetkan sambal buatan sendiri dengan menambahkan beberapa macam rempah, seperti jahe, lengkuas, serai, dan bawang. Namun, cara tersebut juga akan membuat cita rasa sambal berubah. Sehingga, Anda perlu mempertimbangkannya kembali jika tidak ingin rasa sambal Anda berubah. [1] Dewi, Kade Ayu Yasinta, dkk. 2019. Penetapan Kadar Pengawet Natrium Benzoat pada Sambal Kemasan Secara Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Ilmiah Medicamento, Vol. 51 39-44.
3 Sodium benzoat dan asam benzoat (Sodium benzoate and benzoic acid) Meskipun namanya kedengaran seperti zat kimia yang diproduksi di laboratorium, kedua pengawet ini berasal dari alam. Keduanya banyak terdapat pada cranberries, buah yang telah dikeringkan, plum, kulit manis, cengkeh dan apel.
Natrium Benzoate atau sodium benzoate telah dikenal luas dan banyak digunakan sebagai pengawet makanan. Bahkan di kemasan makanan yang sering kita beli di pasar, kita akan sering melihat banyak kandungan Na dalam komposisi produknyadi belakang. salah satu kontribusinya ialah dari pengawetnya, yaitu Natrium benzoate yang memiliki rumus kimia Continue reading Jual Natrium Benzoate atau Sodium Benzoate , Pengawet Makanan
6 Natrium Metasulfat. Sama dengan kalsium dan natrium propionat, natrium metasulfat juga sering digunakan pada produk roti dan tepung. Bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan alergi pada kulit. 7) Asam Sorbat. Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, buah, dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat.
Authors Mayang Sari Nurman Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia Afriadi Silvia Anel Fiarti Keywords Kandungan, Natrium benzoat, Kualitatif , Spektrofotometri Uv-Vis Abstract Natrium Benzoat sebagai pengawet yang dipersyaratkan pada bahan makanan sudah seharusnya di sesuaikan dengan ketentuan yang berlaku saat ini. Salah satu tambahan pada makanan yang diminati saat ini adalah saus sambal yang bahan bakunya diperoleh dari bahan utama cabai yang matang dan baik. Pengawet berperan menjaga kualitas saus yang tetap baik dalam waktu lama, seperti natrium benzoat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar benzoat dalam saus sambal kemasan yang beredar di pasar kota Medan. Identifikasi telah dilakukan reaksi warna kualitatif, dan penentuan kadar senyawa benzoat dengan metode Spektrofotometri Uv-Vis. Pada sembilan sampel yang diteliti diperoleh mengandung pengawet natrium benzoat melalui uji kualitatifnya. Dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis, panjang gelombang 271 nm diperoleh rentang kadar beberapa sampel dari 48,9845 mg/kg sampai 97,3628 mg/kg. Dan penggunaan Natrium benzoat tidak melebihi kandungan Natrium benzoat yang dipersyaratkan pada 1000 mg/kg sesusai Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019. Downloads Download data is not yet available. References Zuraidah Y. 2007. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Formalin Pada Pedagang Tahu Dipasar Flamboyan Kota Pontianak. Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Depkes, Medan. Triastuti E, Fatimawali F, Runtuwene MRJ. 2013. Analisis Boraks pada Tahu yang Diproduksi di Kota Manado. PHARMACON, 21. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan. Nurhayati S. K., dan Harjono. 2012. Pengaruh Konsentrasi Natrium Benzoat Dan Lama Penyimpanan Pada Kadar Fenolat Total Pasta Tomat. Indones J Chem Sci. 12159–62. Rahmawati R, Kosman R, Effendi N, Ismayani N. 2014. Analisis Kadar Pengawet Natrium Benzoat pada Produk Minuman Berkarbonasi dengan Metode HPLC. As-Syifaa J Farm, 62112–7. Monanu MO, Uwakwe AA, Onwubiko D. 2005. In vitro effects of sodium benzoate on the activities of aspartate and alanine amino transferases, and alkaline phosphatase from human erythrocytes of different genotypes. Linke BGO, Casagrande TAC, Cardoso LAC. 2018. Food additives and their health effects A review on preservative sodium benzoate. African J Biotechnol, 1710306–10. Redouane D. Youcef B. Matika G. Abir H. Nabila M. Djamel S. Omar K. 2019. Assesment of a Sub-cronic Consumption of Sodium Benzoate E-211 on Male Reproductive Function in Swiss Mice. Siaka I. 2009. Analisis Bahan Pengawet Benzoat Pada Saos Tomat Yang Beredar Di Wilayah Kota Denpasar. J Kim. 3287–92. Ramadhani N, Pratiwi RS. 2019. Analisis Kadar Natrium Benzoat Dalam Saus Sambal Di Pasar Panorama Bengkulu Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet. J Ilm Pharm. 6167–76. Triastuti E, Fatimawali F, Runtuwene MRJ. 2013. Analisis Boraks pada Tahu yang Diproduksi di Kota Manado. PHARMACON 21. Rahmawati R, Kosman R, Effendi N, Ismayani N. 2014. Analisis Kadar Pengawet Natrium Benzoat pada Produk Minuman Berkarbonasi dengan Metode HPLC. As-Syifaa J Farm. 112–7. Gholib IG. Abdul R. Kimia Farmasi Analisis. 2012. Yogyakarta Pustaka Pelajar Herianti Akib. 2014. Analisis Natrium Benzoat pada saus cabe produksi kota Makasar dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi Jurusan Farmasi, Fakulatas Ilmu Kesehatan, UIN Alauddin Makasar Ika Purwaningsih, Sri Sudewi, Jemmy Analisis Senyawa Benzoat pada saus sambal di Rumah Makan Ayam Goreng Cepat Saji di Manado. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi, 53. Pramitha Dai, Dewi Kay, Juliadi D. 2019. Penetapan Kadar Pengawet Natrium Benzoat Pada Sambal Kemasan Secara Spektrofotometri Uv-Vis. J Ilm Medicam, 5139–44. How to Cite Mayang Sari Nurman, Afriadi, & Silvia Anel Fiarti. 2022. Pengujian Pengujian Kadar Natrium Benzoat Pada Saus Sambal Kemasan dari Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan . ULIL ALBAB Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 18, 2502–2507. Retrieved from
Batasanpenggunaan natrium benzoat Food and Drug Administration (FDA) mengizinkan penggunaan natrium benzoat sebagai pengawet makanan dengan kadar maksimal 0,1 persen. Sedangkan menurut World Health Organization (WHO), tingkat asupan harian yang diterima adalah 0-5 mg per kg berat badan.29 Okt 2020.
Sambal dalam kemasan sumber Bagi masyarakat Indonesia, makan tanpa sambal rasanya seperti sayur tak bergaram. Untuk memenuhi kebutuhan sambal di rumah, saat ini banyak produsen sambal yang menjual dalam bentuk kemasan. Meskipun sambal kemasan terbilang tahan lama, bagaimana cara mengawetkannya agar lebih tahan lama lagi? Sambal kemasan merupakan salah satu inovasi bisnis yang berkembang pesat. Pasalnya, makanan olahan lokal tersebut sudah menjadi salah satu kebutuhan pangan wajib yang harus ada di meja makan. Meskipun sambal kemasan sudah mengandung natrium benzoat sebagai pengawetnya, tak jarang banyak produk yang mulai berjamur.[1] Apalagi jika Anda meletakkannya di tempat secara terbuka. Untuk itu, Anda bisa melakukan beberapa cara agar sambal kemasan Anda bisa bertahan lebih lama. Tambahkan Aluminium Foil Sebelum Anda membeli sambal kemasan, perhatikan jenis wadah yang dipakai. Jika Anda membeli sambal kemasan botol plastik atau kotak plastik, maka Anda harus menambahkan aluminium foil sebagai pelapis bagian atasnya. Meskipun sambal kemasan sudah memiliki tutup botol sendiri, aluminium foil akan menjaga kandungan dan ketahanan sambal. Sehingga, sambal tidak mudah berjamur saat diletakkan di atas meja makan. Jika Anda memilih sambal kemasan dengan wadah kaca atau plastik tebal dengan warna agak gelap, maka Anda tidak perlu menambahkan aluminium foil. Hal ini karena kaca dan plastik kualitas premium sudah cukup bisa melindungi komposisi dan kualitas sambal. Sehingga, walaupun Anda meletakkannya di ruang dengan suhu normal, sambal tidak mudah berjamur. Tutup aluminium foil twitter risingpack Simpan Sambal di Lemari Pendingin Seperti yang kita ketahui, menyimpan bahan makanan di lemari pendingin akan lebih awet, termasuk sambal kemasan. Sambal kemasan siap saji bisa disimpan di lemari pendingin sebelum dipakai. Hawa yang sejuk dan suhu yang di bawah normal, akan membuat bakteri serta mikroorganisme pada sambal menjadi non reaktif. Bisa dibilang, ini adalah cara untuk memperlambat proses pembusukan. Sekadar tips, saat Anda memasukkan sambal kemasan ke dalam kulkas, sambal bisa diletakkan di wadah yang tertutup. Ini berlaku pada sambal kemasan pouch atau kemasan sachet. Sehingga, mau tak mau Anda harus memindahkan sambal sachet atau pouch ke dalam wadah lainnya. Namun, akan lebih baik jika Anda memindahkannya ke dalam toples atau botol sambal. Dipanaskan dan Dikemas Ulang Tidak semua sambal kemasan mengandung natrium benzoat, khususnya sambal rumahan. Bagi Anda yang membeli sambal kemasan homemade, sebaiknya Anda memperhatikan proses pengemasan dan komposisinya. Sambal yang 100% tidak mengandung MSG dan pengawet memang produk yang baik, namun produk seperti ini tidak bisa bertahan lama atau mudah berjamur. Supaya sambal kemasan seperti ini bisa tahan lebih lama, Anda tidak perlu menambahkan natrium benzoat. Cukup panaskan sambal pada api sedang selama 10 menit, dan masukkan ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan. Cara mensterilkan wadah kaca tidaklah sulit, Anda hanya perlu merebus toples ke dalam air yang mendidih selama 3 menit. Setelah toples dalam keadaan suhu normal, masukkan sambal dan tutup wadahnya hingga rapat. Ilustrasi memanaskan sambal sumber Masukkan ke Wadah Kedap Udara Bagi Anda pencinta sambal, sayang sekali jika setelah membeli sambal kemasan namun dibiarkan begitu saja, apalagi untuk sambal sachet. Agar sambal tidak dihinggapi serangga atau berjamur, Anda perlu mengawetkannya. Cara mengawetkan sambal kemasan sachet memang ada banyak, salah satunya dengan mengemasnya kembali ke wadah kedap udara. Salah satu wadah kedap udara yang praktis dan murah, yaitu plastik klip. Plastik yang dilengkapi pengunci pada bagian atasnya tidak akan membuat udara masuk dengan mudah. Karena udara tidak mudah masuk, maka bakteri atau serangga dari luar juga tidak ikut hinggap di sambal. Ini yang membuat sambal menjadi lebih awet dan tahan lama. Itulah berbagai cara untuk mengawetkan sambal kemasan. Selain itu, bagi Anda yang suka menimbun sambal homemade di rumah, bisa mencoba meletakkannya di lemari pembeku. Sambal yang beku dengan tekstur keras juga lebih awet dan tahan lama. Untuk mengonsumsi sambal yang sudah dibekukan pun tidak sulit, Anda hanya perlu memanaskannya terlebih dahulu agar teksturnya lebih lembek. [1] Dewi, Kade Ayu Yasinta, dkk. 2019. Penetapan Kadar Pengawet Natrium Benzoat pada Sambal Kemasan secara Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Ilmiah Medicamento. Vol. 51 39-44.
irsfE. 0kdbyepgmi.pages.dev/4870kdbyepgmi.pages.dev/5170kdbyepgmi.pages.dev/1850kdbyepgmi.pages.dev/470kdbyepgmi.pages.dev/4930kdbyepgmi.pages.dev/80kdbyepgmi.pages.dev/630kdbyepgmi.pages.dev/79
cara menggunakan natrium benzoat pada sambal