Tuhantelah memberikan pedoman untuk memimpin langkah kehidupan kita, yaitu damai sejahtera yang ada di dalam hati kita. Tetapi seringkali kita abaikan, dan hal ini menyebabkan kita mengalami banyak masalah. Sebab itu, biarlah kita mau ijinkan damai sejahtera itu memimpin langkah kehidupan kita. 3. TIDAK PERCAYA KEPADA FIRMAN ALLAH (Yes. 26:3, 4)
Oleh DR H Fuad Thohari MA *Dalam suasana bahagia, sebagai Muslim, hendaknya kita saling mendoakan; mudah-mudahan kita semua termasuk orang yang beruntung dan selalu mendapat hidayah-Nya. Islam itu seperti buih, Islam tidak lagi punya wibawa di mata pemeluk agama lain, akibat banyak diantara kita yang ุญูุจูู ุงูุฌุงู ู ุงููุญูููุงุฉู gila jabatan, gila pengaruh, dan membabi buta dalam memburu mewahnya kehidupan duniawi, dan pada saat yang sama, kita ini justeru ููุฑูุงููููุฉู ุงููู
ูููุชู benci kematian. Umat Islam banyak yang terkena virus al-wahn, gila jabatan, gila pengaruh, dan membabi buta dalam memburu mewahnya kehidupan duniawi, dan pada saat yang sama, kita ini justeru ููุฑูุงููููุฉู ุงููู
ูููุชู benci kematian. Nampaknya, realitas ini sejalan dengan nubuat al-rasul Muhammad saw sebagaimana dinyatakan dalam sabdanya sebagai berikutุณูู ุฃุจู ุฏุงูุฏ - ุฌ 11 / ุต 371ุนููู ุซูููุจูุงูู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ูููุดููู ุงููุฃูู
ูู
ู ุฃููู ุชูุฏูุงุนูู ุนูููููููู
ู ููู
ูุง ุชูุฏูุงุนูู ุงููุฃูููููุฉู ุฅูููู ููุตูุนูุชูููุง ููููุงูู ููุงุฆููู ููู
ููู ูููููุฉู ููุญููู ููููู
ูุฆูุฐู ููุงูู ุจููู ุฃูููุชูู
ู ููููู
ูุฆูุฐู ููุซููุฑู ูููููููููููู
ู ุบูุซูุงุกู ููุบูุซูุงุกู ุงูุณูููููู ููููููููุฒูุนูููู ุงูููููู ู
ููู ุตูุฏููุฑู ุนูุฏููููููู
ู ุงููู
ูููุงุจูุฉู ู
ูููููู
ู ููููููููุฐูููููู ุงูููููู ููู ูููููุจูููู
ู ุงูููููููู ููููุงูู ููุงุฆููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ููู
ูุง ุงูููููููู ููุงูู ุญูุจูู ุงูุฏููููููุง ููููุฑูุงููููุฉู ุงููู
ูููุชู Artinya Rasulullah bersabda, โNyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.โ Seseorang berkata, โApakah karena sedikitnya kami waktu itu?โ Beliau bersabda, โBahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.โ Seseorang bertanya, โApakah wahn itu?โ Beliau menjawab, โCinta dunia dan takut mati.โ HR. Abu Dawud.Salah satu misi utama diutusnya Rasulullah SAW di muka bumi ini adalah untuk menyebarkan rasa kasih sayang, kerukunan, dan kedamaian. Suasana damai itu tidak hanya terhadap sesama manusia, tapi juga terhadap makhluk Allah lainnya, seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, air, bumi, dan sebagainya. Misi perdamaian ajaran Islam juga tercermin dalam kata โIslamโ itu sendiri, yang secara harfiyah literal berarti selamat, sejahtera, aman, dan harus menyadari, respons defensif dengan menyatakan, Islam itu berarti 'salam' damai saja tidak cukup. Setiap individu Muslim harus membuktikan tidak hanya dengan perkataan, tapi lebih penting lagi dengan amal perbuatan. Bahwa Islam dan kaum Muslimin adalah cinta damai dan betul-betul berorientasi menuju ke 'Dar al-Salam' dengan cara-cara yang damai. Menegakkan amar maโruf nahy munkar merupakan perintah Islam. Tetapi, nahyu munkar harus dilakukan dengan cara-cara yang maโruf, yakni cara yang baik, damai, persuasif, penuh hikmah, bijak, dan pengajaran yang baik. Bukan dengan cara-cara yang di dalamnya justru mengandung kemungkaran, seperti pemaksanaan, kekerasan, apalagi diakui, memang masih ada segelintir orang yang kebetulan beragama Islam melakukan tindakan kekerasan yang dapat dikatagorikan sebagai 'terorisme'. Terorisme tidak lain merupakan tindakan kekerasan untuk menciptakan rasa ketakutan yang meluas dalam masyarakat dan dapat menimbulkan jatuhnya korban secara tidak pandang bulu indiscriminateโ. Bahkan anehnya, karena pandangan yang sempit, tindakan kekerasan itu tidak jarang diklaim sebagai bagian dari โjihad fisabilillahโ.Pemberian justifikasi keagamaan atas keadaan kekerasan ini jelas keliru. Karena, sesungguhnya hampir semua ulama sepakat bahwa jihad sah hanya sebagai usaha 'bela diri' difaโiy, bukan agresi ibtidaโiy yang melewati batas. Jihad yang sah hanya bisa dijustifikasi dan dinyatakan pemimpin dan ulama yang legilimate, bukan ditentukan segelintir orang. Bahkan, jika jihad itu terpaksa dimaklumkan mereka yang memiliki otoritas, itupun tidak boleh dilakukan atas dasar tendensi kemarahan dan kebencian yang membuat para pelakunya mengabaikan keadilan. Allah SWT dengan nada serius mengingatkan dengan Firman-Nya ููููุงุชููููุง ููู ุณูุจูููู ุงูููููู ุงูููุฐูููู ููููุงุชููููููููู
ู ููููุง ุชูุนูุชูุฏููุง ุฅูููู ุงูููููู ููุง ููุญูุจูู ุงููู
ูุนูุชูุฏูููู"Dan Perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas". QS Al Baqarah/2190Selanjutnya Allah SWT juga berfirman ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ููููููุง ูููููุงู
ูููู ููููููู ุดูููุฏูุงุกู ุจูุงููููุณูุทู ููููุง ููุฌูุฑูู
ููููููู
ู ุดูููุขููู ููููู
ู ุนูููู ุฃููููุง ุชูุนูุฏููููุง ุงุนูุฏููููุง ูููู ุฃูููุฑูุจู ูููุชููููููู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ุฅูููู ุงูููููู ุฎูุจููุฑู ุจูู
ูุง ุชูุนูู
ููููู, artinya "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakanโ.QS. Al Maidah/5 8Karena itulah, dalam usaha membuktikan bahwa Islam merupakan agama perdamaian, setiap Muslim harus damai di dalam dirinya sendiri, tidak dikuasai hawa nafsu, amarah, dan kebencian. Untuk berdamai dengan diri sendiri, setiap Muslim harus hidup damai dengan Tuhan-Nya, dan harus betul-betul menyerahkan diri taslim kepada Allah SWT. Ia harus meninggalkan seluruh hawa nafsu angkara murka, tidak boleh merasa paling benar, dan tidak boleh memaksa orang lain dengan kekerasan untuk tunduk kepadanya. Hanya dengan mewujudkan perdamaian dalam diri masing-masing, perdamaian di antara manusia dan lingkungan hidup dapat diciptakan. Allah SWT berfirman dalam surat al-Fath ูููู ุงูููุฐูู ุฃูููุฒููู ุงูุณูููููููุฉู ููู ูููููุจู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ููููุฒูุฏูุงุฏููุง ุฅููู
ูุงููุง ู
ูุนู ุฅููู
ูุงููููู
ู ููููููููู ุฌููููุฏู ุงูุณููู
ูุงููุงุชู ููุงููุฃูุฑูุถู ููููุงูู ุงูููููู ุนููููู
ูุง ุญููููู
ูุง artinya "Dialah Allah yang telah menurunkan ketenangan, kedamaian Sakinah kedalam hati orang-orang mukmin. Supaya keimanan mereka bertambah, disamping keimanan mereka yang telah ada". QS. Al Fath4Kita dilahirkan di zaman akhir, kita bukan Nabi, kita bukan Rasul, tetapi manusia biasa yang sering kali alpa, khilaf, dan berbuat salah. Kesalahan dengan Allah ditutup dengan taubat, menyesali, menarik, dan berjanji tidak mengulangi lagi. Kesalahan dengan sesama, dosa sosial, hanya dengan minta dimaafkan dan dihalalkan. Jangan sampai kita menjadi orang "muflis" alias itu, kalau kita ini menjadi pejabat, RT, RW, Camat, Menteri dan bahkan presiden, wajib bagi semua pejabat itu untuk meminta maaf kepada warga atau rakyatnya.* Lektor Kepala, Fakultar Syariah dan Hukum UIN Jakarta
Denganmengemukakan dua sikap utama di atas, saya mengajak kita mengikuti secara saksama delapan cara membangun keluarga bahagia: III. 1. Tutuplah Pintu Kamar Di dalam kamar yang tertutup itulah Saudara, suami istri, atau Saudara sebagai orangtua bersama anak-anak dapat mengemukakan hal-hal negatif yang mengganggu perasaan.
MembangunPerasaan Positif 1 Jadilah diri sendiri. Ketika kita mencoba menjadi orang lain, hal tersebut akan menambah stres, rasa bersalah, dan ketidakbahagiaan ke dalam hidup kita. Kita selalu berharap untuk menjadi orang yang berbeda dari diri kita sekarang, namun bukan begitu cara kerjanya!
qKVSV.